Keyza tampak tertegun ketika memasuki kamar pribadi Devan yang sangat luas dan mewah. Bahkan ada jacuzzi di dalamnya, lengkap dengan home teather dan tempat fitness. "Ini kamar Mas?" tanya Keyza sambil menelisik ruang itu dengan takjub. Devan tampak mengangguk kemudian mengajak istrinya berkeliling. Setelah itu, mereka duduk di sebuah sofa. Devan menepuk sisi di sebelahnya seraya berseru, "Duduklah! Mulai sekarang kamar ini menjadi milikmu juga dan sebentar lagi akan ramai dengan suara anak-anak kita," sambungnya dengan penuh harapan. Keyza tampak tersenyum mendengar keinginan Devan. Entah mengapa wanita belum terpikirkan untuk punya anak, tetapi ia juga tidak berniat untuk menunda. Biarlah semua berjalan apa adanya, tergantung Allah kapan memberinya. "Sepertinya Momy tidak suka dengan

