Bab. 59 Wanita Pilihan

2000 Kata

Mentari tampak bersinar dengan terang, langit biru pun terbentang laksana cermin samudera. Di sebuah pergola di tengah taman bunga yang indah, sepasang pengantin baru tengah duduk berdua dengan mesra. Di mana Devan memeluk tubuh istrinya dari belakang sambil mengelus rambut Keyza dengan perlahan. Mereka tangah menyaksikan sepasang angsa putih di kolam yang sedang berenang. “Mas, jangan begitu! Aku bukan anak kucing,” ujar Keyza yang merasa risih dielus-elus. Dengan santainya Devan kemudian menyahuti, “Kamu tidak usah sungkan! Di taman ini hanya ada kita.” Ia kemudian mencium rambut istrinya yang harum. Keyza mengangkat kepalanya dan berkata, “Akan tetapi dirumah ini banyak asisten dan bodyguard.” “Mereka tidak akan berani menonton kita, aku jamin itu,” sahut Devan sambil menatap bib

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN