Mami Rosa memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Ia merasa tidak betah tinggal di vila itu, meskipun semua serba terjamin dan dilayani. Bagi wanita itu lebih baik tinggal di rumah sendiri yang penting nyaman dan tenang. Baru beberapa hari Keyza tidak pulang, Mami Rosa dilanda kesepian dan rindu yang mendalam. Kini rumah itu terasa sepi tidak ada lagi senyum manis dari dari seraut wajah cantik Keyza yang selalu mewarnai harinya. Jika rasa itu sangat menyiksa, Mami Rosa akan berkunjung ke tetangga agar waktu cepat berlalu. Sore ini wanita paruh baya itu memandang nanar ke arah jalan. Seolah menunggu Keyza yang pulang dari kerja. Namun, hanya angin yang menyapanya dalam kerinduan. Tiba-tiba dari kejauhan tampak sebuah mobil mewah meluncur ke arah rumahnya. Mami Rosa tampak senang untuk menyam

