Reynard tak tanggung-tanggung dalam membela kepentingan Lana. Dalam waktu singkat dia berhasil mengatur segalanya. Lana nyaris tak percaya ketika seseorang mengatakan bahwa dia kini menjadi tahanan kota. Dengan kata lain, Lana menjadi tahanan yang tinggal di rumahnya sendiri. Dia tak boleh keluar dari rumahnya, ada alarm yang dipasang di kakinya. Lana kembali ke rumahnya dan menemukan kenyataan pahit bahwa rumahnya telah dilelang oleh bank. Dia sangat terkejut. “Ba-bagaimana bisa? Rumahku menjadi milik bank!” pekik Lana syok. “Almarhum suamimu menggadaikan rumah kalian sebagai pinjaman di bank. Ketika dia tak sanggup membayarnya, bank memutuskan menyita rumah ini,” jelas Reynard yang mendadak muncul di samping Lana. Lana yang berdiri lemas sontak memegang lengan Reynard seakan

