"Apa, maharnya satu milyar??" Rendi hampir saja menyemburkan minumannya saat mendengar ucapan orang tua Jihan. "Iya, saya yakin uang segitu kecil buat kamu. Lagi pula, meski anak saya janda beranak dua, dia itu cantik dan berkelas, dia bahkan bisa di sejejerkan dengan artis Ibu kota, jadi wajar kalau kami meminta mahar segitu." "Tapi ... Kalau uang segitu, jujur saya tidak punya Pak, Bu. Lagi pula, kami ini saling mencintai, tidak perlu lah mahar yang sebesar itu." "Kalau begitu, kami tidak akan merestui hubungan kalian," ucap Papa Jihan. "Papa ... Nggak bisa gini dong, aku dan Mas Rendi saling mencintai" "Iya Papa tau, tapi kamu bisa mendapatkan pria yang lebih baik dari dia, apa lagi dia itu masih suami orang kan??" "Iya, tapi Mas Rendi akan segera menceraikannya kok Pa." Jihan pu

