"Kapan Byan bertemu Mamanya?? Kenapa kamu nggak bilang sama saya??" Tanya Rendi pada pengasuh putrinya. "Sa-saya juga nggak tau Pak. Waktu itu Tantenya Byan ngajak pergi ke rumahnya, dan dia bilang saya boleh libur kerja saat itu. Karena saya fikir Byan bersama Tantenya, jadi saya menurutinya Pak. Maaf kalau Bapak tidak suka, besok saya akan melarang siapa pun jika ingin membawa Byan Pak," ucap pengasuh itu dengan rasa bersalah. "Tantenya? Siapa? Byan bahkan tak memiliki seorang Tante." Rendi membatin. Tapi Rendi tak terlalu memperdulikan itu, sekarang yang perlu ia tau bagaimana caranya menghubungi Riana. "Kamu ... Punya nomor Mamanya Byan Nggak??" tanya Rendi lagi. Pengasuh itu diam. "Cepat berikan!!" "Tapi..." "Kamu kerja sama dia atau sama saya!!" hardik Rendi. Dengan terpaksa

