"Arvin, kamu... tega bicara seperti itu." isak Vika yang kini tidak menyangka jika nasib cintanya akan berakhir seperti ini. "Aku lelah, dan aku ingin istirahat dari semua ini. Aku punya kehidupan sendiri yang aku sukai. Dulu aku kira kamu bisa mengerti semua tetang aku, tapi ternyata tidak, kamu justru selalu cemburu yang tidak beralasan, dan kini aku menyerah." "Tidak!!! Aku tidak mau. Ini semua pasti karena wanita gendut itu kan?? Semenjak kamu mengenal dia, kamu jadi berubah dan mau putus denganku." "Vika!! Kamu sadar tidak sih dengan apa yang kamu ucapkan. Kamu cemburu pada Riana padahal jelas kamu jauh lebih segalanya dari dia, tapi kamu terus mengotori fikiran kamu dengan hal-hal yang tidak penting. Sadarlah!! Jika kamu terus bersikap seperti ini, maka tidak akan ada pria yang be

