Setelah bercengkrama sebentar dengan Hana, keduanya pun menggunakan alat olah raga masing masing. Riana masih setia dengan alat yang membuatnya berlari di tempat, sedangkan Hana dan suaminya mencoba alat olah raga yang lain. Riana memasan earphone di telinganya agar bisa fokus berlari, lalu tak berapa lama alat yang di sampingnya yang sebelumnya kosong, kini di isi oleh seseorang yang sangat di kenal Riana. Seseorang yang memberinya akses untuk bebas masuk ke tempat ini. Seketika fokus Riana terpecah dan tiba-tiba membuat kakinya tergelincir lalu terjatuh terpelanting, beruntung Darren yang baru saja hendak memulai olah raganya seketika menghampiri Airin dan menolongnya. "Astaga ... Kau ini bisa olah raga tidak sih??" ucap Darren. "Aku tidak sengaja, memangnya aku sebodoh itu untuk sen

