Bab 19

1180 Kata

"Terima kasih Pak, terima kasih," ucap Riana girang. Sedangkan Darren tersenyum bangga, tapi senyumnya tiba-tiba memudar saat Darren melihat Rama. "Heiii lepaskan!! Kau bisa membunuhku tau!!" Kata Darren. "Rama cepat tolong aku, dia bisa membunuhku!!" Rama buru-buru menghampiri Riana dan Darren, tapi belum sempat Rama menolong Bosnya, Riana sudah melepaskannya lebih dulu sembari nyengir dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Ma-Maaf Pak. Saya khilaf, saya terlalu gembira," ucap Riana kikuk. "Sepertinya kamu ini cuma pura-pura sakit ya," ucap Darren sembari menatap sinis. "Sebelumnya saya memang sangat lemah Pak, tapi setelah membuka ponsel saya, tenaga saya seperti terisi full." Ya awalnya Riana memang masih lemah, tapi setelah melihat ponselnya, Riana langsung sembuh sepenuhnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN