"ih sumpah ya kesel aku tuh. Kenapa ikut kalau harus marah-marah sih?" "aku ikut tuh ya karena kamu. " "dih? " "kamu bilang sakit. Maka nya aku temani biar kalau ada yang nanya-nanya nanti aku yang jawab." "Bapak dengarkan suara aku kaya gini. Baguslah kalau bapak sadar kebutuhan aku mah ." Dan ya setelah itu suasana diantara keduanya kembali mencair walaupun Fisya kali ini banyak diam dikarenakan suara nya itu tapi setidaknya rasa kesal itu sudah menguap hilang begitu saja. Tegantikan oleh rasa gembira yang muncul pada hatinya karena sungguh beruntung sekali dirinya dapat job event di daerah pegunungan seperti ini . Dirinya sudah beberapa bulan disibukan dengan berbagai tumpukan berkas dimeja kerja nya , dan sekarang yang dia butuhkan hanyalah menikmati udara sejuk , serta mema

