Chapter 58.

1037 Kata

Saat ini Fisya sedang menatap kosong langit-langit kamar nya. Pikiran nya melayang pada kejadian siang hari tadi. Bagaimana mungkin dirinya bisa lepas kontrol seperti itu? Dan sialnya, bagaimana mungkin dirinya bisa menikmati ketika diperlakukan seperti itu oleh seorang pria yang bahkan dia mengetahui bahwa Afisya adalah keponakan dari bos nya.  Bagaimana mungkin seorang bawahan seperti Fero berani bersikap kurang ajar kepada dirinya. Dan terlebih dirinya menikmati sentuhan nakal pria itu.  "Aarrgggh sialan. Murahan banget sih gue." geram Fisya frustasi. Lalu mata nya jatuh pada jam dinding di kamar nya yang menunjukkan pukul sebelas malam, yang artinya dia harus sudah memasuki alam mimpi nya. Karena besok dia harus berangkat pukul sembilan pagi.  Masih dengan kilasan kejadian siang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN