" Tapi gaji naik dong. " jawab Fisya dengan senyum merekah dan alis naik turun nya. "yehh naik terus.. Kerja dulu yang benar." "ih Ibu mah. Udah ah , itu semua laporan nya sudah aku susun. Nah ini permintaan BOP buat besok." Dan ketika uang BOP sudah keluar , tugas dia belumlah selesai . Dia harus menemui Fero selaku manajer untuk meminta tandatangan pengesahan , yang arti nya dia harus masuk kedalam ruangan nya . Semoga enggak ada tetua. Batin nya Dan ya, doa nya terkabulkan. Para bapak-bapak tua yang super m***m itu tidak ada diruangan. Yang tersisa hanyalah orang yang ingin dia temui. Fero, dia sedang fokus pada layar PC nya. Seraya berjalan dengan pelan, Fisya diam-diam mencoba menenangkan detak jantungnya yang menggila hanya karena melihat pria itu. Semakin dekat, dia pun me

