°° "Kapan Mas belinya?" "Tadi pagi sayang," mataku sukses membulat, masa iya Mas Jiddan tau tentang s**u s**u ibu hamil. "Tau dari mana tentang s**u ibu hamil Mas?" maafkan istrimu yang cerewet ini mas. "Dari mbak-mbak swalayan. Mas nanya s**u ibu hamil yang paling bagus yang mana, lalu mbaknya nunjukin ke tempat s**u ibu hamil. Yaudah Mas beli," jelasnya. Tapi ada sedikit yang mengganjal dan perasaanku tidak enak. "Sebentar Mas," Aku berjalan keluar kamar menuju dapur dan, "Astaghfirullah." "Ada apa sayang?" Aku melihat tumpukan s**u ibu hamil dengan berbagai varian, benar benar tumpukan. Sekitar ada 6 tumpukan dus dengan varian rasa berbeda. Aku menghembuskan nafas, "Mas? Kok beli banyak sekali?" "Oh itu tadi Mas mau beli yang coklat takut kamu gak suka, mau beli yang putih juga

