Part 9

1137 Kata

°° "Aku tidak bisa Sya. Aku tidak bisa untuk menikahi Namira kalau aku masih menikah denganmu," Jadi apa maksudnya? Mas Jiddan akan menceraikanku? Aku tersenyum ketir. Hatiku semakin sakit mendengarnya. "Untuk apa dulu kamu menikahiku Mas? Jika kamu mencintai Mbak Namira," ucapku dengan menahan air mata. "Dan mengapa? Kamu tidak menunggu Mbak Namira datang? Bukankah dia yang kamu harapkan Mas?" sambungku. Mas Jiddan hanya menundukkan kepalanya, "Maafkan aku, dulu aku bingung sedangkan keluarga ku menanyakan kapan aku akan menikah. Lalu abi datang dan menyuruhku untuk mencoba berta'aruf denganmu," "Lalu kamu menjadikanku pelarian? Tak bisakah kamu jelaskan kepada abi bahwa kamu memiliki calon yang sedang menempuh pendidikan Ke Yaman? Demi Allah Mas keluargamu akan memaklumi itu," uj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN