Matanya terus tertuju ke arah Layla yang sudah melambaikan tangan perpisahan. "Jangan kangen ya" ucap Layla. Arhan hanya bisa menggenggam tangan Layla mencoba untuk menahannya, Layla-nya ini sungguh jahat. Kenapa pergi dadakan seperti ini. "Jaga diri kamu," pesan Arhan. Layla mengangguk memberikan senyuman lebarnya, "aku akan segera kembali," "Neng" interupsi Brian agar Layla cepat sedikit. Ketika Layla akan berbalik pergi Arhan menariknya ke pelukannya dan memeluknya erat. Senyuman Windi terlihat melihat sahabatnya mendapatkan kekasih seperti Arhan. Windi menengok ketika tangan Yuda merangkulnya dan menarik tubuhnya semakin dekat, "sebentar lagi lo pergi," gumam Yuda tanpa menatap ke arah Windi. Windi terkekeh pelan dan ikut merangkul pinggang Yuda, "iya dan gue nggak akan pulang

