Chapter 40

2691 Kata

Semua orang terdiam melihat tangan Arhan yang mengepal kuat. Kabar buruk yang disampaikan Hero benar terjadi namun mereka tidak menyerang secara langsung melainkan dengan mempermalukan Layla. Ya, Layla. Mereka, 'si musuh' sengaja menyebarkan foto tidak senonoh dan mengatas namakan Layla. Tentu saja itu adalah editan, sangat jelas itu editan. Bukan hanya Arhan yang menahan amarahnya bahkan Windi pun sedari tadi mencak-mencak mengeluarkan amarahnya. "Layla nggak mungkin tau tentang hal ini. Dia nggak suka buka medsos kalau bersama keluarga" ucap Windi. "Kita harus nyelesaiin ini sebelum Layla balik besok." Arhan menggeleng kepalanya, "dia mundurin pulang besok." "Bagus dong! Gue mau ketemu sama mereka yang udah keterlaluan kayak gini. Nggak gentle banget pakai cara beginian, t***l bange

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN