Arhan selalu mengutak atik ponselnya, Layla masih belum menghubunginya meskipun pesan-pesan yang dia kirim sudah masuk. Semuanya terdiam masih menunggu kabar dari Layla yang tak kunjung ada. Gino, sepupu Yuda, masih bersama mereka setelah memohon kepada Arhan agar dia bisa stay sementara. Sedari tadi mata Gino selalu menatap ke arah Windi yang ada di pelukan Yuda memejamkan matanya tidur. Mata Yuda membalas tatapan Gino dengan tajam, Gino langsung mengalihkan pandangannya. Arhan melempar ponselnya kasar ke atas meja lalu dia menutup matanya dengan lengannya, dia takut Layla berbuat macam-macam di sana. Yuda mengusap lengan Windi menenangkannya yang tadi sempat mengamuk. Yuda melirik ponsel Arhan yang berdering. "Layla nelepon Han" ucapnya. Arhan langsung menyambar ponselnya dan me

