Chapter 42

2412 Kata

Yuda mengejar Windi di depannya yang sudah berpelukan dengan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk masuk ke universitas yang diinginkannya. Windi menengok ketika Yuda merangkul bahunya, "lo udah selesai?" tanya Windi. Yuda mengangguk membuat Windi meraung, "ah! Gue nggak kelar-kelar njir, dari tadi bolak-balik mulu. Mending nggak lanjut aja kalau kayak gini mah" keluh nya Yuda tersenyum menepuk kepalanya, "gue temenin" Windi mendengus kesal, dia sudah beberapa kali keluar masuk ruang bimbingan konseling untuk mengurus semua berkas untuk masuk ke universitas pilihannya dan menurut Windi berkas miliknya saja yang ribet dan banyak permintaannya. "Arhan udah selesai dibantu ayahnya" gumam Windi melihat Arhan yang sudah santai bersama Layla. Windi kembali menghela nafasnya lelah menatap Yud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN