Chapter 23

2055 Kata

Selalu ada alasan dibalik sebuah kejadian. *** Vania membunyikan klakson mobil berulangkali. Seorang pria paruh baya tergopoh-gopoh membuka gerbang setinggi dua meter. Mobil Vania memasuki rumah mewah, sedangkan satpam menunduk hormat. Setelah memarkirkan mobil, Vania memasuki rumah yang lebih mirip istana negara. Seorang pelayan menyambut Vania dan menawarkan bantuan. Vania menyerahkan jaket dan tasnya kepada pelayan tersebut. "Ada yang bisa saya bantu, Non?" Seorang pelayan lainnya bertanya. "Buatin jus mangga." Vania memberi titah. "Baik, Non." "Gue mau mandi, setelah mandi jus yang gue mau harus udah ada di kamar gue." Pelayan itu mengangguk. "Baik." Vania menaiki tangga menuju lantai dua. Langkahnya terhenti ketika pintu rumah terbuka dan menampakkan seorang pria gagah d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN