Chapter 22

1602 Kata

Kebencian akan menggerogoti hati dan pikiranmu. *** Ravin menguap lebar sambil menggaruk kepala. Di depan kelas, Pak Setyo menerangkan seluk beluk Indonesia dengan semangat empat lima. Pria paruh baya itu dirasuki arwah pahlawan jika berkaitan dengan Indonesia. "Vin, pinjem tangan lo." Bambang mengambil tangan Ravin, kemudian digambar seekor kucing, anjing, dan burung. "Yam, lo gak punya buku gambar? Tangan gue terlalu mulus buat lo coret-coret." ejek Ravin. Meskipun begitu, ia membiarkan Bambang menggambar di tangannya. "Gue cinta kebersihan, jadi gue gak mau mengotori buku tulis." Bambang fokus mengukir lengan Ravin. Ia menggambar tokoh anime Sasuke dan mata sharinggan. "Sebagai gantinya lo ngotorin tangan gue gitu? Lo pikir tangan gue tempat pembuangan?" "Gue gak kepikiran s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN