Bab 18

1285 Kata

Sehabis jam istirahat, murid-murid yang ikut audisi berkumpul di ruang Teater.                 Ada panggung besar, dan kursi-kursi kosong bagi penonton. Semua murid duduk, menunggu giliran audisi. Kalau Bram, duduk di kursi paling depan (dipaksa Guntur). Lalu setengah jam kemudian, akhirnya tiba giliran Guntur.                 Bram bertepuk tangan paling semangat. "Do your best, Buddy!"                 "Of course, Bro!"                 Kali ini jurinya adalah Bu Sukma, dan Pak Andri--pelatih akting yang disewa sekolah. Sekolah sampai menyewa guru akting, karena pentas drama kali ini sangat amat serius. Dan tidak boleh ada kesalahan.                 "Nama kamu Guntur?" tanya Pak Andri sambil menurunkan sedikit kacamata hitamnya, agar bisa melihat Guntur.                 Guntur sudah b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN