Bab 45

2812 Kata

Bram dan Guntur terus mengirimkan Line untuk Troy. Memberitahu, kalau semua akan baik-baik saja. Bram dan Guntur tetap menerima Troy, apapun yang terjadi. Mereka mengerti.                 "Troy nggak bales-bales, Bro." Guntur mulai putus asa mengirimkan chat untuk Troy.   "Gue sampai bilang, 'apa perlu gue jadi gay juga demi lo, Troy?'. Tapi, NGGAK DIBALES."                 Bram mengembuskan napas, dan berbaring di sebelah Guntur. "Dia kayaknya lagi butuh waktu untuk sendiri."                 "Berapa lama, ya? Ini udah malem, lho. Gue setiap jam ngecek hp, jadi berasa punya pacar." Guntur mendengus sebal.                 "Yah, kita harus sabar nunggu balesan Troy."                 Guntur kembali mengecek ponselnya, dan matanya melebar saat melihat balasan dari Troy. "Akhirnya dibales!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN