"Hai, Nathan. Kau ada di mana?" tanya Jason, temanku. "Aku masih di stasiun. Tunggu aku, aku akan segera ke sana," jawabku di telepon. Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang dari California, akhirnya aku sampai di Washington. Tujuanku kali ini apalagi kalau bukan mengikuti balapan. Dengan tergesa-gesa aku melangkah menuju gerbong kereta yang akan aku naiki agar aku bisa segera menemui temanku itu dan bersiap-siap untuk balapan nanti sore. Namun langkahku terhenti. Kulihat seseorang berteriak meminta tolong, karena uangnya dicuri. Tanpa berpikir panjang aku segera mengejar pencuri itu. Sebenarnya aku bisa saja mengganti uang yang dicuri dari pengamen violin itu yang aku yakin uang yang dicuripun tak seberapa, tapi aku yakin pencuri itu pasti akan mengulanginya lagi. Ia tidak aka

