END

957 Kata

Dara tidak tahu, kenapa dadanya terasa sesak ketika mengetahui kalau Andra mendapat beasiswa ke luar negeri. Perkara ini bukan lagi tentang siapa yang salah atau siapa yang benar seperti dalam kasus pembunuhan papanya waktu lalu. Ini tentang sesuatu dalam benaknya yang tidak bisa terucap hanya dengan kata-kata. Sesuatu yang belum tersampaikan sebagaimana mestinya. Sesuatu yang selalu saja dia pungkiri keberadaannya jauh di lubuk hatinya. Teeett Bunyi bel seketika menginterupsi. Menarik Dara yang hampir tenggelam dalam pikirannya, kembali pada dunia nyata. Teeett Decitan bel rumahnya terdengar lagi. Ah, Dara lupa, kalau dia sedang sendirian di rumah. Lantaran Dyandra dan Weny ada acara masing-masing di luar. Dara bangkit dari kursi meja belajarnya. Bergegas untuk membukakan pintu. Teee

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN