Pulang Bersamaku

966 Kata

Manik mata Erick membulat sempurna mendengar ucapan wanita yang amat dicintainya itu. Hah! Bagaimana mungkin Valeria menginginkan dirinya untuk memilih satu di antara mereka? Sang istri yang  berpendidikan itu sekarang berpikiran sangat dangkal. Bukankah wanita itu tahu kalau Aldrick saat ini hanya memiliki dirinya sebagai tiang penyangga. Bahkan istrinya sendiri sudah menyaksikan kepergian ibu biologis Aldrick. Ini sama saja Valeria memberi pilihan layaknya jantung atau paru-paru. Karena keberadaan mereka berdua begitu penting bagaikan organ vital dalam kehidupan Erick. Lelaki itu berusaha menyadarkan istrinya yang kini penuh emosi itu. Jarak di antara keduanya begitu dekat. Sehingga Erick dapat dengan mudah berkomunikasi dengan wanita pujaannya itu. "Rose, apa kamu yakin dengan perta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN