Chapter 15 : Elika (1) ****** Author: VIOLETTE tercengang. Justin sama sekali tak mendengarkan apa pun yang ia katakan. Percuma saja, mau Violette berbicara sampai berbuih pun, Justin hanya akan menganggap Violette sebagai ayam betina yang terus berkotek tanpa henti di depannya. "Excuse me, sir?" ujar Violette, mengernyitkan dahi. Justin menghela napas, pandangannya yang semula ada pada laptopnya kini beralih dengan malas ke arah Violette. "Don't you hear that? Aku menyuruhmu untuk mengantarkan berkas ini ke beberapa manajer bawahanku," ujar Justin. Violette menggeleng dengan cepat, lalu memiringkan kepalanya karena tak mengerti. "Bu—but, sir, aku sedang berbicara denganmu. Lagi pula, umm...bisakah kau memberitahuku ada berapa ruangan manajer di sini? Berkas apa saja yang harus kub

