bc

Panggil Aku Senja

book_age4+
0
IKUTI
1K
BACA
drama
tragedy
sweet
serious
like
intro-logo
Uraian

Panggil Aku Senja, meskipun tanpa warna dan tanpa mahkota, aku masih bagian dari semesta.

Aku melihat kiri dan kananku adalah lingkungan yang kumuh secara moral dan tatanan.

Negara cuci tangan, para perompak dimana-mana.

Aku adalah Senja, sekaligus mimpi byruk bagi penguasa korup

chap-preview
Pratinjau gratis
Dialektika Senja di dalam Kelas
Aku Anak orang kere, tapi aku berhak hidup, berhak senang. Kamu anak orang kaya pun sama punya hak. Mari kita bergandengan tangan dan tunjukan kepada dunia bahwa kita bisa. Aku akan hilangkan stigma negatif, dimana yang kere tidak punya teman di sekolah ini Kawan, walaupun anaknya pintar. Aku engga mau ada buly-bulyan, aku engga mau ada plonco-ploncoan. " Si kere tidak boleh ditindas, si kaya tidak boleh menindas. Akan kulawan yang tidak mau. Dan akan ku dobrak tatanan strata dilingkungan sekolah ini kawan". Ucap senja berapi-api kepada teman-temannya. "Baik kami dukung ide bagusmu. Dan mulai dari sekarang kita kompak" timpal Wawan anak konglomerat teman sebangku senja. Kita sudah merdeka wahai para sahabat, sebentar lagi kita memperingati hari kemerdekaan. Ingat kawan, dahulu para pemuda bersatu berjuang bersama melawan penjajah, mereka berjuang agar Indonesia yang kita cintai ini merdeka bro. Paham !! Kini setelah Indonesia merdeka, peran pemuda yakni kita ini semua loh, sangat beruntung hidup dijaman sekarang ini, sekolah, main belajar dan makan bisa enak dan bebas. Tanpa desingan peluru ataupun gelegar suara bom. Mari kita mengisi kemerdekaan, sesuai tuntutan jaman. "Aku Dias, paham kan!!, Anak Kelas 10 B, kenalkan". Teriak Dias dengan pedenya disambut gelak tawa dan rangkulan Senja serta Wawan cs. "Ok bro!! Mari kita belajar dan berjuang bersama, mendobrak tatanan sosial yang feodal. Kita ini pemuda penerus bangsa loh bro. Coba kalian baca undang-undang No. 40 tahun 2009 Tentang Kepemudaan. Dimana Pasal 17 Ayat 3 menyebutkan peran aktif pemuda sebagai agen perubahan." "Hal itu, diwujudkan dengan mengembangkan, pendidikan politik dan demokratisasi, terus Sumberdaya ekonomi. Lalu kepedulian terhadap masyarakat. " " Ini sudah tak copi tinggal kalian baca. ini terusannya, ada Ilmu pengetahuan dan Teknologi, dan Olahraga, seni dan budaya, lanjut Kepedulian terhadap lingkungan hidup. serta Pendidikan kewirausahaan dan/atau kepemimpinan dan kepeloporan pemuda". urai Senja sambil menyuruh membaca lembaran-lembaran yang sudah di gandakan. " coba kalian baca. Terus kita manifestasikan di lingkungan sekolah kita. Kalau ada Kakak kelas yang sok. Dan tidak terima, ajak kesini diskusi. Kalau tidak mau hajarrrrr Bray..." "Okehhhh !!!!! semangat.. " Tet..tet tet. "Waduh bel istirahat selesai. Yuk masuk kelas masing-masing. " Ucap Senja di iringi langkah kawan-kawanya. " Anak-anak..!! pelajaran kali ini, kita diskusi tentang kepemudaan. Tolong bukunya dibuka dan dibaca. Kalau tidak ya perhatikan papan monitor ini." Kata Pak Arif guru yang sudah sangat terkenal killerr turun temurun. " Perubahan Teknologi di jaman seperti sekarang ini, merupakan revolusi industri manual ke 0.4. jelas ini menjadi tantangan yang harus di hadapi pemuda Indonesia terutama kalian, Paham?" Tegas guru killer itu. "Kalian harus siap mental,, siap segalanya. Karena semua ada pada diri kalian sendiri, apakah teknologi dan informasi menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk kalian. atau hanya akan menjadi penonton saja, atas kemajuan teknologi dan Informasi saat ini." Urai Pak Arif penuh semangat. "Kita harus bermanfaat pak". Sanggah senja berapi-api. "Wahai senja, anak bandel. Tolong definisikan, apa alasanmu". Timpal pa Arif dengan senyum. " Begini pak, Selama ini kita hanya dijadikan pasar besar. Oleh negara-negara maju. Dan dampaknya kita tercipta menjadi pemuda-pemuda yang konsumtif dari yang namanya kemajuan teknologi dan informasi. " "Bagus kau senja. Terus langkah selanjutnya bagaimana menurut kamu". Ujar Pa Arif lagi kepada senja. Dengan gaya sok jadi pemimpin, Senja menjelaskan, "kita seharusnya generasi pencipta pak. Dan momentum hari kemerdekaan ini, kita selaku pemuda Indonesia, wajib berkreasi dan berinovasi. Sesuai Potensinya dengan memanfaatkan teknologi dan informasi yang ada. Apalagi sarana dan prasarananya sudah tersedia, Saya dan teman-teman akan mencoba memanfaatkan itu pak". Urai Senja di iringi riuh sorak Sorai temen-temenya. " Aku anak petani pak !! " terang Imron. Sambil ngoceh ingin memajukan bidang pertanian, perikanan, perkebunan melalui teknologi pak. "Caranya bagaimana im" tanya Pa Arif sambil tertawa. " Hahahah..aku akan belajar bikin aplikasi pertanian dan lainnya pak. Karena potensinya pasarnya masih sangat besar sekali. Dan aku akan memanfaatkan teknologi dan informasi sebaik mungkin pak., Pokoknya aku sangat semangat pak. Apalagi Kita masih sangat terbatas, pada bidang jasa seperti marketplace". Terang Imron, sambil menunjukan berita ekonomi global . " Horee...horeee... Imron sangat cerdas dan mantap !!! Bagaimana ini pak Arif ?. Apakah bapak mau mensuport kami? " Tanya senja kepada guru killer nya tersebut. " Ok. Aku bangga pada kalian, murid baru-baru tapi bisa memberikan warna baru di lingkungan sekolah ini. Pa Arif berjanji akan mensuport kalian semua. Semangat!!" Jawab pa Arif. " Ingat anak-anaku, bapak akan ijin waktu tambahan kepada bapak kepala sekolah. Untuk menggunakan komputer dan internet, agar kalian bisa membut terobosan ini itu, demi kalian loh. Tapi bapak akan mengawasinya terus." " Terima kasih pak. Ucap Senja sambil berdiri terus berorasi." Demografi yang akan Indonesia alami, adalah generasi di mana pemuda mempunyai peran yang penting dalam teknologi informasi . Digital literasi akan menjadi sesuatu yang mutlak dimiliki oleh pemuda. "saat ini untuk menghadapi teknologi dan informasi di masa yang akan datang. Kemampuan menganalisis masalah dan cara mengambil keputusan menjadi kemampuan yang harus dimiliki. Karena perubahan saat ini sangat lah cepat, sehingga kita harus mampu beradaptasi terhadap lingkungan. Paham!!! " Ungkap Senja. " Sttttttt...!!! jangan semangat-semangat saja. Kita harus terus belajar bahasa Inggris biar lancar... " Sanggah Siska, si siswi cantik berambut panjang ini menimpali. "Betul sis. Kamu sangat jeli sekali". Ucap pa Arif, sambil menerangkan. " Penguasaan bahasa inggris kalian harus ditingkatkan. Karena masih sangat lemah. Untuk itu, Bu Wiwi nanti tak minta khusus. Agar pada saat jam pelajaran Bahasa Inggris nya ditambahi lagi. Supaya kalian cepet fasih." Kata Paj Arif. " Ingat yah nak !!. kalau bahasa Inggris kita lemah, akan menjadi kendala, untuk bisa bersaing di era globalisasi seperti sekarang ini. Sebab, teknologi informasi dimiliki oleh negara-negara lain. Camkan itu!!!" Tegas Pak Arif menutup sesi belajar siang itu. ***

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
192.1K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
20.7K
bc

Kali kedua

read
220.2K
bc

TERNODA

read
200.7K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
235.5K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
32.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
81.8K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook