40

2001 Kata

“Rin gue udah TF uang patungan cicilan rumah, yak!” ujar Satria berteriak di balik pintu kamar Arin. “Ngokeey!” jawab Arin. Satria bingung melihat pakaian Arin terlempar ke arah kasur seperti itu, sampai Satria berpikir apakah Arin sedang berkemas? Dibukanya pintu kamar Arin secara keseluruhan dan nampaklah Arin sedang mengobrak-abrik pakaian yang tersusun rapi di dalam lemarinya. “Rin lagi ngapain? Cari apaan?” “Cari baju! Gue mau pergi gak ada baju!” jawab Arin tanpa sedikitpun menoleh ke arah pintu. “Lah itu kan yang lo lemparin itu baju! Emang itu semua apaan di mata lo? Kerupuk pecel?” cibir Satria membuat Arin menderlingkan tatapan sinis. “Berisik lo! Kalau mau ganggu keluar aja!” teriak Arin seraya melemparkan sebuah pakaian. Satria dengan cermat menangkap pakaian itu dan te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN