18

1085 Kata

Perasaan tidak enak terus menghantui Aya sejak mereka makan bersama dengan Doni, Aya semakin merasa tidak enak lagi ketika dirinya dan Doni terus berbincang sementara Rafa memilih untuk diam. Diamnya Rafa masih terus berlanjut sampai mereka tiba di rumah. "Al gak mau bobok situ, kan Al udah gede bukan anak kecil lagi." Kata Al seraya menunjuk ke arah box bayi. "Kalo udah gede tidurnya sendirian," Al menatap Rafa. "Sendilian di mana?" "Di kamar lain lah, bukan sama Mami Papi lagi." "Eng... tapi Al belum gede banget kok."  Rafa tertawa kecil mendengar ucapan Al barusan, tawa Rafa berubah menjadi senyum saat melihat Aya keluar dari kamar mandi. Setelah Aya keluar gantian Rafa yang masuk dengan mata Aya tidak lepas dari Rafa. Di dalam hati Aya bertanya-tanya, apakah laki-laki itu mara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN