19

1012 Kata

"Papi, tadi Al belantem." Lapor Al dengan nada yang terdengar bangga seraya anak itu masuk ke dalam mobil. "Sama siapa?" Tanya Rafa tanpa ada rasa terkejut, dengan santai ia mulai menjalankan mobil. "Sama anak kelas lain, Al menang dong."  Rafa mengangguk dengan jempol yang ia acungkan. "Guru nya gak tau?" "Tau, tapi Al langsung lali. Kalo gak langsung lali pasti Al dibawa ke kantol gulu, untung Al lali." "Saking seringnya berantem jadi udah punya trik, bagus." Rafa kembali mengangguk. "Yang belantem sama Al nangis, jago banget dong Al, iya kan?" "Jago karena badan Al gendut, kalo kecil pasti gak jago." "Ih jago! Al jago! Jagoan!" "Nope." Kepala Rafa menggeleng. Al menyandarkan tubuhnya dengan bibir yang mengerucut karena kesal sambil memegang sabuk pengaman yang hanya dililitka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN