DUA PULUH

1455 Kata

*** "Maaf. Siapa ya?" Sisi tersentak dan seketika melepaskan pelukannya. Kepalanya mendongak dengan kening mengernyit. Bagaimana bisa Axel melupakannya hanya dalam waktu 3 hari? "Lo--lo lupa sama gue? Ini nggak lucu, Ax!" lirih Sisi. Laki-laki didepannya ini malah menatap bingung kearah Sisi. "Ax?" cicitnya. Kedua sudut bibirnya terangkat dan tangannya perlahan melepas kacamata hitam yang menutupi kedua matanya. "Gue Alex, bukan Axel!" Mulut Sisi terbuka lebar. Bagaimana mungkin ia bisa salah orang? Mereka benar-benar mirip. Hanya saja wajah Axel terlihat lebih dingin dengan bolamata hitam dan bulu mata lentik. Sementara laki-laki ini bermata coklat. Postur tubuhnya juga lebih tinggi dan badannya sedikit berisi. Bodoh sekali Sisi tidak menyadari itu semua. "Ma---maaf!" ucap Sisi lir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN