Di rumah sakit tempatnya berkerja. Tyas sedang duduk di kursinya. Ia membereskan barang-arang miliknya. Pukul setengah lima sore ia akan pulang. Sebelum itu juga ia akan menjemput si kembar. Tyas menyusuri koridor rumah sakit. Menyapa beberapa suster dan dokter yang ia temui. Tyas berjalan tanpa memperhatikan jalan. Hingga dari arah kanannya ia menabrak seseorang. Seorang pria mengunakan baju koko berwarna putih itu membersikan celana bahannya. Tyas segera bangkit, ia menatap orang yang telah ia tabrak. Mata hijaunya membola, begitu juga dengan pria di depannya. Tyas kembali menormalkan ekspresi wajahnya. Lalu berjalan lagi, tanpa meminta maaf atau basa-basi. Dengan cepat pria itu mengikuti Tyas dari belakang. Tyas masuk kedalam mobil miliknya. Dengan nafas yang memburu dadanya sesak.

