Ita dan ibunya kini sudah berada di ruang praktek seorang dokter kandungan. Atas desakan sang suami, malam ini pun sang ibu membawa Ita untuk memeriksakan dirinya dan memastikan apakah benar Ita hamil atau tidak. Berkali-kali sang ibu memerhatikan putrinya itu, tapi Ita terlihat sangat santai. Wanita itu seolah tidak punya beban apa pun. Padahal apa yang menimpa dirinya kini adalah sebuah aib besar. “Ibu Ita …,” panggil seorang perawat. “Iya …,” jawab sang ibu. Sang ibu pun menuntun Ita masuk ke dalam ruangan dokter. “Selamat malam, silahkan duduk,” ucap sang dokter, ramah. “Selamat malam, Dokter …,” balas ibunda Ita, sementara Ita diam saja. “Ada yang bisa saya bantu?” tanya sang dokter lagi. “Begini, Dokter. Tadi pagi anak saya ini saya bawa ke bidan. Dia sudah beberapa hari ini

