Kabar Buruk Dari Putra

1504 Kata

Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Windy yang tadinya hendak memejamkan mata, melihat sebuah kantong belanjaan di atas meja. Itu adalah kantong belanjaan dari Putra. Ia bahkan sama sekali belum membuka kantong itu. Windy hanya mengintip isinya saja. Windy menghela napas. Ia kembali turun dari ranjang. Ia dudukkan bokongnya di atas kursi kerja lalu ambil kantong belanjaan itu. Ia buka dan ia keluarkan isinya. Di dalam, ternyata ada sebuah kotak yang dibungkus oleh kertas kado berwarna pink lembut berbentuk hati. Perlahana, Windy pun membuka pembungkus kotak itu. Ternyata isinya adalah sebuah mouse wireless berwarna pink muda yang lembut dan cantik. Ada juga sebuah case ponsel yang berwarna senada. Sebuah notebook dan sebuah pena. Semuanya berwarna senada, pink muda nan lembut da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN