Marissa Febianty

1056 Kata

Kini kedua laki laki yang dulu sama sama berjuang mendapatkan cinta Dhira itu pun sudah duduk berhadapan di tempat yang berbeda dari sebelumnya. Tama sengaja memilih tempat di pojokan yang terlihat sepi dan jauh dari kebisingan para pengunjung. Sudah hampir dua menit Tama hanya memandangi wajah Arjuna dengan tatapan yang sulit di tebak. Arjuna berpikir jika laki laki yang telah menjadi suami sah Dhira itu akan menuntut banyak pertanyaan mengenai kecelakaan yang terjadi pada kedua orang tua Dhira, meski pun dirinya tahu jika Alea lah dalang di balik semuanya. Mungkin saja Tama masih mencurigainya. "Aku tahu kamu masih membenciku, atas kecelakaan itu. Aku te-" "Marissa." Tama tiba tiba menyela. "Jelaskan apa yang terjadi pada Marissa," sambungnya. Sesaat Arjuna terdiam dengan dahi yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN