POV LUCIO Napas kami berdua masih memburu. Memecah keheningan yang di dalam mobil mewah yang terparkir sunyi di bawah naungan pohon rindang. Kaca jendela yang buram telah menyembunyikan kami dari pandangan dunia luar, menciptakan ruang rahasia yang intim. Aku bersandar lemas di kursi kulit. Tubuhku terasa berat dan puas. Pakaianku berantakan. Kemeja putihku terbuka, memperlihatkan dadaku yang naik turun dengan cepat. Di sampingku, Nadia juga berantakan, tetapi tampak begitu liar dan puas. Dia baru saja mengklaimku. Permintaannya untuk "bermain di mobil" adalah sebuah tantangan yang absurd dan luar biasa. Dan seperti biasa, dia berhasil membuatku takluk di bawah dominasinya. Aku menatapnya dengan saksama. Rona merah masih begitu kentara di pipinya. Gadis itu benar-benar bisa membuatku l

