Kantor Kejaksaan Negeri Banjarnegara hari itu tak seperti biasanya. Bukan karena sebuah perkara genting atau rapat dadakan dari pusat, tapi karena kedatangan tamu-tamu yang membuat jantung siapa pun berdegup sedikit lebih cepat. Sosok Miura, Yulianto, Arella, dan Katie muncul di halaman depan kantor, disambut lambaian dan teriakan kecil penuh kegembiraan dari para pegawai yang telah diam-diam mengidolakan mereka. Farida Mayang Sari, Kepala Kejaksaan Negeri Banjarnegara, berdiri di ambang pintu utama, menanti mereka dengan senyum penuh haru. Tak ada formalitas berlebihan, tak ada protokoler panjang. Hanya pelukan hangat, tawa lepas, dan mata yang berbinar oleh pertemuan langka ini. "Selamat datang di rumah kami yang sederhana ini," ucap Farida seraya menjabat tangan Yulianto dan Miura, la

