Hari pertama latihan resmi tim Asia dimulai di Stadium Australia yang megah. Suasana begitu hidup. Kamera dari berbagai media telah siap merekam kehadiran para atlet bintang dari berbagai negara benua Asia. Di tengah gegap gempita itu, Miura berdiri bersama rekan-rekan pelari dari berbagai belahan Asia, siap menaklukkan dunia. Namun di antara para sprinter elit dan juara Olimpiade Asia itu, Malda Miura berdiri—tenang, penuh tekad, namun menyimpan sesuatu yang lain: sebuah cerita hidup yang membuat langkahnya lebih berat dari pelari lainnya. “Wah, ini lapangan gede banget, Lao Po. Kayak arena gladiator. Jangan-jangan nanti ada singa keluar dari lorong itu,” seloroh Yulianto sambil menunjuk lorong pelari. Miura tertawa, meneguk air dan mengencangkan tali sepatunya. "Kalau ada singa, aku l

