Pukul lima dini hari, Kediaman Mansion Lee. "Kyaaaaaa!" Suara teriakan dari seorang pelayan kediaman keluarga Lee membangunkan hampir seluruh anggota mansion itu. "Tuan! Tuan!" teriak seorang pelayan berusia sekitar empat puluh tahunan. Wanita tua itu mengetuk-ngetuk pintu kamar majikannya. Wajahnya terlihat pucat dan peluh membasahi keningnya, padahal cuaca saat ini sangat dingin. "Ada apa sih?" Seorang pria berusia sekitar lima puluhan membuka pintu kamarnya. Wajahnya masih tampak kusut dengan kedua mata menyipit. Ia mengusap wajahnya kasar dan menatap tajam ke arah pelayan wanita itu. "Ada apa pagi-pagi begini?" tanya Louis Lee, ayah Sierra. "Nyo … Nyonya …." ucap pelayan wanita itu terbata-bata. Louis Lee mengernyitkan keningnya. "Nyonya? Lucy maksudmu? Apa dia kembali lagi?"

