Bab 38

1021 Kata

Keduanya masuk ke dalam karena sudah mau tengah malam. Raka membantu kakaknya membawakan gelas dan teko bekas teh manis. Hendi gegas mengunci pintu depan. Dia menunjuk sebuah kamar. "Kamu tidur di kamar itu. Yang ini kamar akang." Kata Hendi. "Baik kang. Selamat malam." Kata Raka. "Malam." Jawab Hendi. Dia kelamaan ngobrol ama adiknya. Pastinya istrinya sudah tertidur. Udah menuju tengah malam, pikirnya. Dia masuk ke kamar dengan perlahan. Lalu mengunci kamarnya. Terlihat istrinya sudah tertidur memakai daster. Tetapi dasternya tersingkap, sehingga terlihat kewanitaan istrinya yang ternyata tidak memakai dalaman. Membuat inti Hendi berdenyut dan mulai tegak dengan sendirinya. "Haduh. Malah tidur. Posisinya begini lagi." Gumam Hendi. Akhirnya dia membetulkan posisi tidur istrinya. D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN