Kabar Buruk

1405 Kata

"Ibu Rahmi, kami bisa melakukan operasi. Namun kanker rahim yang ibu derita sudah menyebar hingga keluar rahim dan sudah menggerogoti organ lainnya," Ucap Dokter yang selama ini menangani Rahmi. Rahmi hanya bisa menatap Dokter dengan perasaan tidak percaya. Balum genap dua minggu dari ia berjanji pada Dokter bahwa ia ingin di operasi. Namun keinginan pupus sudah. Kini hanya air mata yang bisa ia tumpahkan atas penyesalan karena ia terlambat untuk penanganan dirinya sendiri. Selama ini ia hanya sibuk ingin membahagiakan Farhan hingga lupa akan keselamatan dirinya sendiri. Awalnya ia tidak ingin di operasi karena masih berharap jika nanti rahimnya akan menghasilkan keturunan. Dan sekarang, di saat ia telas mengikhlaskan rahimnya yang ia pikir tidak ada gunanya malah semua sudah terlambat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN