Terakhir

1202 Kata

Sudah satu minggu semenjak Mbak Rahmi masuk rumah sakit Mas farhan juga tidak pulang ke apartemen. Sesekali aku menjenguk Mbak Rahmi di rumah sakit saat Mas Farhan sedang kerja. Aku selalu melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Mbak Rahmi sempat sadar, tapi sekarang kondisinya drop lagi dan ngak bisa lagi di ajak ngobrol. Aku tahu Mas Farhan pasti sangat terpukul sekarang, tapi bukan berarti aku bisa membenarkan perlakuannya terhadapku. Masalah ia sedih dan melukai perasaanku bagiku itu beda hal. Siapa yang tidak boleh sedih di dunia ini, semua orang pasti pernah merasakannya. Namun bukan berarti karena ia sedih lalu ia bisa melukai perasaan orang lain dan langsung bisa di benarkan. Bi Eti yang selalu ada di sisiku sekarang, bahkan ia meminta izin pada keluarganya agar bisa menginap di a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN