Malam harinya, sebuah rapat tertutup sedang diagendakan di aula istana. Rapat tertutup tersebut hanya melibatkan tiga penasihat kerajaan, Raja Jo Sun, Patriark Yuan Kai dan juga Zhou Fu. Ketika baru pertama kali mendengar tentang undangan rapat tertutup itu, Patriark Yuan Kai kembali marah-marah pada Zhou Fu yang ceroboh. “Andai Kau bisa bersikap sedikit lebih manis padanya, ah, itu akan lebih baik bagi kita berdua!” geram Patriark Yuan Kai tepat ketika ia dan Zhou Fu hendak berangkat ke aula istana. “Paman Yuan, tenanglah! Tak ada hukuman yang bisa menjerat seseorang yang bahkan tidak melakukan apa-apa!” hibur Zhou Fu segera. “Logikanya memang begitu! Tapi ingat, hidup tak selalu bergerak sesuai logika. Dalam beberapa hal, manusia bahkan tak boleh terlalu percaya pada akal sehatnya!

