Tamu Tamu Tak Diundang

1217 Kata

  Terowongan Malam meledak, menggemakan bising debuman keras sekaligus gemuruh suara reruntuhan bangunan.  Ledakan itu muncul terhitung setelah setidaknya dua jam dari perpisahan antara Panglima Yeongjo dan Patriark Yuan Kai beserta Zhou Fu. Itu artinya, ledakan tersebut terjadi setelah adanya pertarungan antara kelompok Bai Chunlai dan Patriark Yuan Kai. “Ini adalah kehendak langit, tak perlu menyesalinya, Paman Yuan!” ucap Zhou Fu sedetik sebelum ledakan besar terjadi. Zhou Fu tak pernah menduga jika kejadiannya akan seperti itu. Begitu juga dengan Patriark Yuan Kai, di detik-detik menjelang ledakan besar terjadi, Patriark Yuan Kai berteriak meminta maaf kepada Zhou Fu, karena ia telah membuat keputusan yang keliru. Sayangnya, seribu maaf pun tak berarti apa-apa untuk saat itu. Semen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN