"Ikut gue keluar!" Perintah Arion bukan untuk dibantah melihat bagaimana kedua mata pemuda itu berkilat. Namun, seolah mengabaikan ekspresi Arion, Febi malah menghela napas. Dia lantas mendekati Arion sambil tersenyum lebar. Membuat Arion mendengkus dan ingin mengeluarkan sumpah serapah. "Kenapa loe enggak ngomong di sini saja?" "Serius? Loe mau gue ngomong di depan mereka semua?" Arion menatap ganas semua mata yang terarah kepadanya. Yang takut langsung mengalihkan pandangan. Sementara yang lain masih memperhatikan apa tujuan Arion menerobos ke klub ini. Anggota tari baru saja berlatih untuk kontes mereka pekan depan dan Arion mengacaukannya. Jika Arion sampai melewati batas, itu tandanya ada yang mengganggunya. Sudah lama sejak terakhir kali dia terlibat masalah. Kenapa sekarang d

