“Si Bos makin parah,” ucap Daren sambil geleng-geleng kepala. “Dia cuma lagi jatuh cinta.” Ucapan Adit membuat Johan dan Daren sontak menoleh. Sementara Adit hanya menatap Arion yang duduk cukup jauh darinya. Dia merasa kasihan sekaligus salut pada sang sahabat. Sejak dulu, dia menganggap semua cewek sama seperti ibunya. Karena itulah dia tidak pernah menghargai wanita yang mengejar-ngejar dia. Cewek baik seharusnya memang menunggu cowok mendekat. Suka atau mengungkapkan perasaan terlebih dahulu bukan masalah. Namun, jika cewek sampai mengejar, itu sedikit melenceng dari kepribadian seorang wanita. Setidaknya, begitulah pendapat Adit atau kebanyakan cowok di luar sana. Dulu, ketika untuk pertama kali Adit menyadari ketertarikan Arion pada Kaina, dia sudah pesimis. Bukan saat kuliah, Ar

