Suasana di acara bazar sangat ramai. Beberapa orang mulai mengisi daftar hadir di bagian depan. Ada yang sudah melihat-lihat segala macam penganan yang dijual. Yang lainnya bahkan sudah menikmati sampel yang disediakan secara gratis. Sebagian lagi, hanya berlalu lalang untuk meramaikan. Di atas panggung, Arion dan ketiga temannya sudah bersiap-siap. Mereka mulai mengatur formasi berdasarkan tugas. Adit memegang stik drum dan mencoba memainkannya. Johan memetik bass sambil memejamkan mata. Daren memeriksa mikrofon agar tidak terjadi kesalahan. Pada penampilan kali ini, Arion memainkan gitar. Beberapa pengunjung, terutama para gadis, sudah berkerumun di sekitar panggung. Mereka meneriakkan nama Arion tanpa malu. Padahal yang memiliki nama bahkan tidak menatap mereka semua. Dia terlalu sibu

