Satu minggu telah berlalu. Kesehatan Elaina mulai pulih. Wanita itu benar-benar mengabaikan kondisi putranya yang hancur. Setelah kedatangan Mahendra yang khusus berbicara empat mata dengan Attaya. Dua hari setelah berada di Maryland, Amerika, Mahendra menyusul dari Jakarta. Ia harus melihat langsung pengobatan istrinya dan yang terpenting adalah membawa misi khusus untuk berbicara dengan putranya. Suatu sore, di cafe Rumah Sakit Johns Hopkins, Mahendra duduk di hadapan Attaya yang berpenampilan kusut. Wajahnya begitu kusam dengan kumis dan jambang dibiarkan tidak terawat. Pakaian yang melekat pada tubuhnya belum tanggal sejak kedatangannya dari Jakarta. Secara keseluruhan, penampilan Attaya sangat kacau balau. Lelaki yang bertumpu harapan kepada Attaya itu, merasa tidak tega melihat

