Happy Reading and Enjoy “Rion!!!” Tanganku ditarik paksa bahkan sebelum aku menyadari sesuatu memang terjadi disini. “Apa-apaan nih” ujar Reynald geram. Rasanya panas dan begitu canggung, namun aku tetap harus terlihat baik-baik saja, aku menepuk lengan Reynald agar pria ini sedikit lebih tenang. “Mas, kenalin ini Rion…. Temen lama” aku sebenarnya binung harus memperkenalkan Rion sebagai apa. “Rion, kenalin ini Reynald…. Calon suamiku” aku melihat wajah Rion berubah pias. “Sorry Rion, kami harus pergi” aku tersenyum tipis padanya lalu menarik lengan kekar Reynald meninggalkan Rion yang masih terpaku dengan keterkejutannya. Aku tak tau apa yang membuatnya terpaku sampai seolah darah langsung menghilang dari tubuhnya. Reynald melepaskan tangaku lalu memeluk pinggangku dengan era

