Happy Reading and Enjoy Mataku membeliak ketika melihat pesan yang dikirimkan oleh Reynald beberapa jam yang lalu, karena aku baru selesai Meeting untuk acara seminar yang akan dilakukan 2 minggu lagi disalah satu SMA di Jakarta. Aku langsung mendial nomornya yang berada didaftar paling atas karena dia juga menelfonku beberapa jam yang lalu. Aku menunggu dengan tidak sabar selama beberapa saat sampai suaranya terdengar memasuki gendang telingaku. “Maksud kamu apa, itu chat jangan bercanda, Mas” geramku padanya bahkan aku lupa mengucapkan salam padanya. “Mas nggak bercanda, Yang. Minggu depan keluarga Mas mau datang buat lamar kamu secara resmi” rasanya rahangku terjatuh mendengar dia mengatakan itu dengan begitu santainya. “Mas, aku bahkan belum ngomong apa-apa sama keluarga aku” l

